Bimbingan Pembelajaran Kas Rumah Tangga – Pertemuan 3

Nama    :  Novi Jayanti
NIM       :  1701295281
Jurusan :  Information System and Accounting
Jakarta, 21 April 2015 – Hallo blogger, setelah berselang 2 minggu, akhirnya kelompok kami kembali lagi ke Masjid Bailthuoda untuk melakukan kegiatan kami ini. Tentunya para blogger masih mengingat kegiatan kami ini kan? 


Kami melakukan kegiatan bimbingan mengenai kas rumah tangga. Pada kesempatan kali ini, kami memberikan bimbingan dengan topic “Bagaimana Memulai Usaha Dengan Modal Yang Kecil”.
Namun, sebelum itu, saya akan menjelaskan mengapa kelompok kami selang 2 minggu baru datang lagi ke masjid ini. Jadi kronologis ceritanya, kami sudah datang pada 14 April 2015 lalu, tapi ternyata ada miss-communication antara saya sebagai Ketua Tim dengan Ibu Dede selaku pengurus masjid. Memang saat itu, saya tidak menelepon Ibu Dede seperti biasanya, jadi saya kira kami dapat melakukan kegiatan seperti biasanya, dan saat itu, kami terlambat datang dari waktu yang dijanjikan seharusnya. Jadi ketika kami datang, pengajian sudah bubar karena adzan dimajukan. Saya tidak begitu mengerti apa yang dimaksud adzan dimajukan dan mengapa bisa dimajukan, namun saya tidak bertanya lebih lanjut lagi. Saya berharap kejadian ini tidak terulang lagi dikemudian hari. Nah begitulah kira-kira ceritanya.
Mungkin saya tidak pernah memberikan foto tim kelompok kami. Maka kali ini akan saya lampirkan foto kami sekelompok (Kelompok 5 - LA26)
Kiri-Kanan: Syahdan, Albert, Vladimir, Samuel, Novi, Audrey, Robin
Pada pertemuan ke 3 kali ini, yang melakukan penjelasan adalah Nathaniel Albert, Albert memberikan informasi-informasi pekerjaan sampingan yang cukup mudah dimengerti oleh ibu-ibu pengajian. Pada pertemuan kali ini, kami sedikit memajukan jam, dikarenakan permintaan dari Ibu Dalilah (Ibunda Ibu Dede) karena di Masjid masih ada ceramah lanjutan.
Setelah Albert memberikan penjelasan-penjelasan sampai selesai. Seperti biasa, kami memberikan kesempatan ibu-ibu pengajian untuk bertanya (sesi Tanya jawab) dan pada kali ini, terlihat bahwa ibu-ibu pengajian mulai terbiasa dengan kami, sehingga mereka mulai lebih terbuka untuk bercanda dan bertanya. Salah satu pertanyaan yang terlontar adalah “Kalian kan anak kuliahan, kalau ibu buka usaha makanan nasi uduk, nasi kuning, kira-kira gimana tuh?” kami saling membantu untuk menjawab pertanyaan agar tidak Albert sendirian menjawab didepan. Setelah itu, kami berpamitan seperti biasanya dan kembali ke kampus.

INFORMASI KEGIATAN
NAMA KEGIATAN     :     Bimbingan Pembelajaran Kas Rumah Tangga.
LOKASI KEGIATAN    :     Masjid Bailthuoda
                                          Jl. Daud 1 No. 38, RT. 002 RW. 08
                                          Kelurahan Sukabumi Utara, Kecamatan Kebon Jeruk
                                          Jakarta Barat, 11540
TANGGAL KEGIATAN:    21 April 2015
WAKTU KEGIATAN   :     13.20 - 15.00 WIB
TOPIK KEGIATAN      :     Bagaimana Memulai Usaha Dengan Modal Yang Kecil
JUMLAH PESERTA    :     45 Orang

POWERED BY:

Bimbingan Pembelajaran Kas Rumah Tangga – Pertemuan 2

Nama    :  Novi Jayanti
NIM       :  1701295281
Jurusan :  Information System and Accounting


Jakarta, 7 April 2015 - Kami kembali lagi melakukan kegiatan bimbingan kami tepat seminggu setelahnya, yaitu pada tanggal 7 April 2015. Pada pertemuan kali ini, kami membahas tentang “Bagaimana Mengatur Keuangan Rumah Tangga”.
(MODUL - Click to Download)

Dalam kesempatan ini, penjelasan dilakukan oleh Robin dan Samuel, salah satu dari anggota tim kami. Pada pertemuan kali ini, mereka menjelaskan apa kunci untuk mengatur keuangan rumah tangga, bagaimana cara belanja yang bijaksana agar keuangan dapat teratur setiap bulannya, dan langkah-langkah praktis untuk mengatur keuangan rumah tangga.

Hal-hal ini kami buat dan kami sesuaikan dengan realita yang ada. Kami menggunakan internet sebagai referensi dan berdiskusi secara berkelompok agar hasil modul juga jadi lebih baik.
Seperti biasa, kami membagikan modul yang telah kami perbanyak lebih banyak dari sebelumnya, setelah kami hitung, total ibu pengajian yang hadir sebanyak 49 orang. Dan modul yang kami bawa lagi-lagi pas-pas’an. Namun, untunglah masih cukup untuk diberikan ke seluruh ibu-ibu pengajian di Masjid Bailthuoda.

Setelah melakukan penjelasan mengenai modul, seperti biasa kami membuka sesi pertanyaan, dan kali ini kami dibantu oleh salah satu Ustadzah di Masjid Bailthuoda, yaitu Ibu Nailul Fauziyah, yang sangat saya salut karena tutur bahasanya baik, sopan, namun tidak terlalu formal. Ibu Nailul sangat membantu kami kali ini, karena pada pertemuan kali ini, ibu-ibu pengajian tidak terlalu banyak memberikan pendapat dan bertanya, hal ini mungkin disebabkan terlalu banyak materi dan penjelasan yang ada pada modul kami. Maka dari itu, kehadiran Ibu Nailul sangatlah membantu karena beliau memberikan jokes-jokes yang dapat memacu pertanyaan dan komentar-komentar dari ibu pengajian. Setelah merasa cukup dengan balasan yang didapatkan, kami berpamitan untuk pulang dan kembali ke kampus.


INFORMASI KEGIATAN
NAMA KEGIATAN     :     Bimbingan Pembelajaran Kas Rumah Tangga.
LOKASI KEGIATAN    :     Masjid Bailthuoda
                                          Jl. Daud 1 No. 38, RT. 002 RW. 08
                                          Kelurahan Sukabumi Utara, Kecamatan Kebon Jeruk
                                          Jakarta Barat, 11540
TANGGAL KEGIATAN:     7 April 2015
WAKTU KEGIATAN   :     13.20 - 15.00 WIB
TOPIK KEGIATAN      :     Bagaimana Mengatur Keuangan Rumah Tangga
JUMLAH PESERTA    :     49 Orang
  
POWERED BY:

Bimbingan Pembelajaran Kas Rumah Tangga – Pertemuan 1

Nama    :  Novi Jayanti
NIM       :  1701295281
Jurusan :  Information System and Accounting


Jakarta, 31 Maret 2015 - Hallo Bloggers, kali ini aku akan menceritakan pengalaman memberikan bimbingan kas rumah tangga.
Nah, kenapa sih bisa sampai tercetus ide ini ? 
Sebenarnya, hal ini berawal dari matakuliah CB – Interpersonal Development. 
Jadi, CB  (Character Building) merupakan matakuliah wajib bagi mahasiswa/I BINUS University semester 4 yang mendapatkan mata kuliah ini. CB sendiri bekerja sama dengan TFI (Teach For Indonesia). Syarat untuk lulus dari BINUS itu untuk mendapatkan 30 jam kerja sosial. Maka dari itu, kami berusaha memenuhi mata kuliah ini dan juga tugas optional dari TFI yaitu memberikan bimbingan pembelajaran ke masyarakat, contohnya pembuatan lubang biopori, PAUD, ataupun bimbingan belajar anak SD-SMP-SMA.  Nah, karena kelompok kami tidak ingin melakukan hal yang sama, maka kami membuat suatu ide baru. Dan tercetus lah ide ini: “Bimbingan Pembelajaran Kas Rumah Tangga”. Kalau bukan karena tugas, mungkin ide ini tidak akan ada. hehehe
Yah begitulah sekilas tentang CB dan ide kelompok kami. Walaupun tugas kami yang sangat banyak (bisa kebayang kan kalau kita punya 4 project, sesibuk apa itu) syukurlah bisa terselesaikan juga kegiatan ini..

Sebenarnya, kegiatan kami ini ngapain sih?
 
Kami melakukan kegiatan ini di Masjid Bailthuoda yang bertempat di Jl. Daud 1 No. 38, RT. 002 RW. 08 Kelurahan Sukabumi Utara, Kecamatan Kebon Jeruk. Jakarta Barat, 11540
Pada awal kegiatan, kami sempat takut kalau kegiatan kami ini tidak bisa berjalan dengan lancar, karena kami sempat ditolak oleh satu komunitas tidak jauh dari Masjid Bailthuoda. Jadi pada awalnya, kami tidak menargetkan akan melakukan kegiatan kami ini di Masjid Bailthuoda.
Kegiatan kami diawali dengan persiapan kegiatan seperti membuat proposal, minta tanda tangan persetujuan dosen kami yaitu Pak Nikodemus, kemudian kami meminta izin lagi kepada pihak Masjid, membuat modul, dan memperbanyak.
(Click to Download Proposal)

Kami menjumpai pengurus dari Masjid Bailthuoda, yaitu Ibu Dede. Kami menyampaikan niat baik kami, dan Ibu Dede menyambut niat kami dengan baik pula. Kami diminta menunggu beberapa hari karena beliau harus bertanya ke Pemilik Masjid. Setelah mendapatkan izin beberapa hari kemudian, kami sangat bersyukur karena kami dapat melakukan kegiatan kami sesuai dengan rencana semula. Awalnya kami sempat ragu akan mendapatkan hari dan jam yang sesuai. Namun, ternyata Tuhan memberkati kegiatan kami ini, kami diberikan kesempatan untuk melakukan bimbingan setiap hari Selasa dari pukul 13.20 – 15.00.
Saat pertama kali kami datang ke Masjid Bailthuoda, tepatnya tanggal 31 Maret 2015, kami sempat kaget karena jumlah ibu rumah tangga sangat banyak, hampir mencapai 50 orang atau tepatnya 48 orang. Oleh sebab itu, modul yang kami perbanyak tidaklah cukup, solusinya kami meminta ibu rumah tangga saling berbagi modul yang kami bagikan. 

Doa Pembuka
Saya memulai perkenalan diri dan anggota kelompok, dan kenapa kami membuat acara kegiatan tersebut. Saya memperhatikan bahwa ibu rumah tangga sangatlah antusias dengan kegiatan kami, terlihat dari tanggapan-tanggapan kecil yang diberikan seperti anggukan atau nada tertawa saat ada sesuatu yang lucu terjadi. Pada pertemuan pertama, kami membahas tentang bagaimana “Menghitung Pengeluaran Dan Pendapatan Secara Efektif”.
(MODUL - Click to Download )


situasi didalam Masjid
Bimbingan dimulaii
Saya mulai menjelaskan apa itu pengeluaran dan pendapatan, apa berbedaannya, dan bagaimana cara menuliskan ataupun melakukan pencatatan agar lebih efektif dan terlihat jelas arus keluar masuk aliran uangnya. Bahkan kelompok kami sempat memberikan bentuk contoh tabe
l sederhana untuk diingat ibu rumah tangga agar dapat menuliskan dengan lebih cepat dan mudah. Pertemuan 1 terlewati tanpa terasa, penjelasan dari saya dan Audrey pun dirasakan telah jelas. Kami berpamitan dengan ibu pengajian di Masjid Bailthuoda yang dibalas dengan salam hangat walau kami baru saja bertemu.


INFORMASI KEGIATAN
NAMA KEGIATAN     :     Bimbingan Pembelajaran Kas Rumah Tangga.
LOKASI KEGIATAN    :     Masjid Bailthuoda
                                          Jl. Daud 1 No. 38, RT. 002 RW. 08
                                          Kelurahan Sukabumi Utara, Kecamatan Kebon Jeruk
                                          Jakarta Barat, 11540
TANGGAL KEGIATAN:     31 Maret 2015
WAKTU KEGIATAN   :     13.20 - 15.00 WIB
TOPIK KEGIATAN       :     Menghitung Pengeluaran Dan Pendapatan Secara Efektif
JUMLAH PESERTA     :     48 Orang

POWERED BY: 

Foto Jadul Indonesia (Recommended_ Picture and Desciption)



Tandjoengpriok Harbor, pelabuhan Batavia, Java 





Etablissement batubara di pedalaman kedua Tandjoenpriok, Batavia, Jawa before 1930



Inflight photo with Glenn Martin bombers of the Royal Netherland Indian Army (KNIL) over the harbor of Tandjong Priok on Batavia. 1933-1940



On the upper left place todays National Museum. Inflight photo with Glenn Martin bombers of the Royal Netherland Indian Army (KNIL) over the "Koningsplein" in Batavia. 1933-1940



Air photo of the Royal Batavian Yacht Club and the 'Unie-kampong' at Batavia's harbour Tanjung Priok 1928-1942



Air photo of the KPM building and the 'Willemskerk' at Weltevreden, Batavia 1920-1940



Aerial foto Batavia (master Cornelis), dengan Sungai Tjiliwoeng 1900-1940



Jl hadir. Juanda / Jl. Veteran. sudut kanan Atas ke ini adalah Jl. Gajah Mada dan Jl. Hayam Wuruk. Foto udara Jakarta, Den Haag dan Rijswijk 1940 



Air photo of Hotel des Indes, Batavia 09-1931



Pemandangan Noordwijk, Batavia 1940



Pemandangan Rijswijk, Batavia. Pada layar akan mencakup Clichéfabriek Hoffmann, Bellevue Hotel Pension, Toko Buku Evers Harpa dan Grand Hotel Jawa .. Pemandangan Rijswijk, Batavia 1928-1942



Aerial view of Land Printers, Ostrich District, Batavia 1900-1940

Aerial view of the factory of the NHM and the opposite station in Batavia 1933-1935


Aerial view of the port of Tandjoengpriok, Batavia, Java 


Air photo of the museum of the Royal Batavian Society of Arts and Sciences, Batavia 1920-1940


Air photo of the palace of the Governor-General on 'Koningsplein', Batavia 1925-1940


Mr. Cornelis Matramanplantsoen and Pegangsaan, Batavia 1940


Netherlands port of departure Tandjoengpriok mail boat, the port of Batavia, Java 1937


View of the Fair 'Pasar Gambir "in 1930 at the Royale in Jakarta, Java
 


Aircraft over Batavia, November 25, 1924